Pada jaman saat ini akses komunikasi dan informasi sangat penting, seperti iklan beberapa operator GSM komunikasi untuk siapa saja, dimana saja dan kapan saja sangatlah tepat bagi karakteristik manusia modern saat ini. Dengan mobilitas yang tinggi, efisiensi dalam segala aspek kehidupan, kepuasan dalam pelayanan, mencari layanan yang fleksibel dan mudah serta kecepatan dalam memperoleh informasi.
Inovasi dalam teknologi telekomunikasi sangat berkembang sehingga mencapai teknologi wireless yang memiliki fleksibilitas, mondukung mobilitas, mengurangi pemakaian kabel, dan penambahan jumlah pengguna dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.
Dengan meningkatnya pemakai komputer, bertambahnya kebutuhan akan transfer atau sharing data dari unit satu ke unit yang lain dipisahkan oleh jarak secara otomatis semakin meningkat pula kebutuhan akan jaringan yang menghubungkan antar unit-unit tersebut untuk bisa berkomunikasi atau transfer data dan sharing data. Jaringan tersebut adalah Local Area Network (LAN).
Konsep jaringan komputer pertama kali dikembangkan di Amerika Serikat pada tahun 1940 an dari suatu proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell bekerja sama dengan kelompok peneliti dari Universitas Havard yang dipimpin oleh Profesor A. Haiken. Awalnya proyek ini hanyalah untuk memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang digunakan secara bersama untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong. Maka dibuatlah proses beruntun (Batch Processing) sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.
Pada tahun 1950 an dengan berkembangnya jenis komputer maka sebuah komputer harus melayani beberapa terminal. Untuk ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu. Konsep ini dikenal dengan nama Time Sharing System. Maka saat itulah pertama kali aplikasi jaringan komputer dilakukan. Pada sistem TSS beberapa terminal dihubungkan secara seri ke sebuah host komputer. Pada sistem TSS ini mulai tampak perpaduan antara teknologi komputer dengan teknologi telekomunikasi, dimana sebelumnya masih berjalan dan berkembang sendiri-sendiri.
Pada tahun 1970 an semakin meningkatnya beban pekerjaan dan semakin mahalnya harga komputer, maka dimulailah konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan suatu pekerjaan secara paralel dalam melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri pada setiap host komputer.
Pada proses distribusi ini mutlak dilakukan perpaduan antara teknologi komputer dengan teknologi telekomunikasi, karena selain proses mendistribusikan, seluruh host juga harus melayani terminal-terminal melalui satu perintah kerja dari komputer pusat.
Pada perkembangan selanjutnya ketika konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer tanpa melalui komputer pusat. Sehingga mulai berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal Local Area Network (LAN) hingga jaringan raksasa Wide Area Network (WAN).
PROTOKOL DAN STANDARD
Seperti yang kita ketahui bahwa di dunia ini ada berbagai macam perusahaan atau vendor komputer yang mempunyai bahasa sendiri dan cara sendiri. Sehingga diperlukan suatu aturan (Protokol) yang baku dan dijadikan sebagai aturan yang disepakati untuk diaplikasikan (Standard) oleh semua pihak agar semua produk komputer bisa saling berkomunikasi.
Protokol merupakan himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasi data. Protokol mengatur apa yang dikomunikasikan, bagaimana mengkomunikasikan dan kapan terjadinya komunikasi. Elemen-elemen penting dari protokol ini adalah :
- Syntax, mengacu pada struktur dan format data, yang mana dalam urutan tampilannya memiliki makna tersendiri. Seperti pada sebuah protokol sederhana akan memiliki delapan bit pertama merupakan alamat pengirim, delapan bit kedua adalah alamat penerima dan bit berikutnya adalah informasi itu sendiri.
- Semantics, mengacu pada maksud setiap section bit. Dengan kata lain bagaimana bit-bit tersebut dapat terpola untuk dapat diterjemahkan.
- Timing, mengacu pada 2 hal yaitu kapan data harus dikirim dan seberapa cepat data tersebut terkirim. Contoh adalah jika pengirim memproduksi data sebesar 100 Megabits per detik (100 Mbps) namun kemampuan penerima mengolah data hanya dengan kecepatan 1 Mbps, maka terjadi overload pada penerima dan banyak data yang akan hilang.
Organisasi-organisasi badan dunia yang konsen terhadap perkembangan standar dan data internasional adalah :
- International Standards Organization (ISO)
- International Telecommunications Union - Telecommunications Standards Section (ITU-T)
- American National Standards Institute (ANSI)
- Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)
- Electronic Industries Association (EIA)
Selain itu ada pula organisasi yang bersifat forum ilmiah seperti Frame Relay Forum dan ATM Forum. Terdapat juga organisasi yang berfungsi sebagai agen regulasi seperti Federal Communications Commision (FCC).
MODEL OSI dan PROTOKOL TCP/IP
Badan dunia yang mengatur dan melahirkan standard-standard internasional ini adalah ISO (International Standartization Organization) yang didirikan pada tahun 1947. ISO juga mengeluarkan standar jaringan komunikasi yang mencakup segala aspek, standar tersebut adalah model referensi OSI (Open System Interconnection). OSI merupakan himpunan protokol yang memungkinkan terhubungnya dua sistem yang berbeda yang berasal dari underlying architecture yang berbeda pula. Jadi tujuan OSI ini adalah untuk memfasilitasi bagaimana suatu komunikasi dapat terjalin dari sistem yang berbeda tang melakukan perubahan yang signifikan pada hardware dan software di tingkat underlying. Dengan demikian diharapkan semua vendor menggunakan model referensi ini.

Hubungan model referensi dengan protokol IP seperti pada gambar tabel tersebut tidak hanya berguna untuk LAN saja namun juga dibutuhkan dalam membangun jaringan internet.
Sementara ini dulu … nanti penjelasan lapisan OSI dan Protokol TCP/IP di sambung besok …